GOA GALA GALA: UNDERGROUND HOUSE
Create date: 04 Apr 2017


Wisata di Nusa Lembongan tidak hanya pantai, surfing dan snorkeling saja, kita bisa mengunjungi rumah dibawah tanah yang unik yaitu Goa Gala Gala. Goa ini merupakan goa buatan yang digali ke bawah tanah yang merupakan batuan kapur.

Dibuat selama 15 tahun, goa ini bermula dari seorang pertapa bernama Made Byasa yang membuat gua di dalam liang batu kapur di Pulau Nusa Lembongan. Pekerjaan Made Byasa adalah seorang mangku dalang, petani, dan juga pertapa. Pekerjaan membuat dan menggali gua tersebut dimulai sejak tahun 1961 sampai dengan 1976 dan hanya dengan manggunakan peralatan yang sangat sederhana yaitu linggis. Ia menggali gua ini sebagai rumah tinggal di bawah tanah dalam liang batu kapur yang keras.

Seperti rumah pada umumnya, dalam rumah tinggal Made Byasa ini terdapat ruang tamu, dua buah kamar tidur, kamar mandi, sumur dan dua buah dapur. Seluruh ruangan berdinding batu kapur yang kokoh. Luas dari rumah bawah tanah ini sekitar 500 meter persegi. Untuk masuk ke gua ini terdapat tujuh pintu masuk. Untuk sirkulasi udara, gua memiliki tiga lubang ventilasi.

Pintu masuk ke Goa Gala Gala cukup sempit dan harus turun ke bawah tanah dengan anak tangga yang nyaris vertical sedalam kurang lebih 3 meter. Di dalamnya langsung kelihatan beberapa lorong dan ruangan terbuka, kondisinya sebenarnya sangat gelap namun di beberapa sudut gua telah dipasang lampu penerangan yang cukup untuk membantu pengunjung menikmati ruangan2 di bawah tanah itu. Ketinggian di dalam rumah bawah tanah ini antara 1 hingga 2 meter, sehingga di beberapa lokasi hanya membungkuk selama di dalam Goa. Di beberapa ruangan, ketinggian ruang bisa mencukupi untuk berdiri. Udara di dalam gua ini terasa sejuk dan lembab.

Pembuatan Goa Gala Gala ini terinspirasi dari epos atau cerita pewayangan Hindu yaitu Mahabarata khususnya pada episode "Wana Parwa". Made Byasa terinspirasi dengan kehidupan Pandawa yang sedang dalam pelarian dari pasukan Kurawa sehingga membuat tempat perlindungan khusus yang terbuat dari gala atau aspal. Kurawa sendiri bermaksud menghancurkan Pandawa.

Dalam kisah tersebut, diceritakan bahwa Pandawa dibuang ke hutan selama 12 tahun karena kalah bertaruh dengan Kurawa. Selama 12 tahun, Pandawa harus menghadapi tantangan hidup di dalam hutan. Karena merasa tidak aman dan berpikir bahwa sewaktu-waktu Kurawa bisa membunuh keluarganya, maka mereka membangun sebuah gua. Dalam kisah tersebut Gua ini dinamakan "Gala-Gala".